coffe

Harga sapi di Pamekasan turun jutaan rupiah akibat wabah PMK

Pasti rugi, karena harganya turun drastis

Pamekasan (ANTARA) – Harga sapi di sejumlah pasar hewan di Pamekasan, Jawa Timur dalam sebulan terakhir turun hingga jutaan rupiah akibat wabah penyakit kulit dan mulut (PMK).

Pedagang sapi di Pasar Keppo, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Supandi (55) di Pamekasan, Kamis, menuturkan, penurunan harga jual sapi antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per ekor.

“Kalau yang biasa laku dengan harga Rp15 juta, untuk sekarang ini hanya bisa laku antara Rp10 hingga Rp11 juta saja. Pokoknya turun drastis,” kata Supandi.

Pedagang asal Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan ini menuturkan, selain harga turun, sejak setengah bulan lalu juga banyak pedagang yang memilih untuk tidak membeli sapi di setiap pasaran.

Mereka khawatir, sapi yang dibeli terserang penyakit, sehingga harga jual sapi bisa turun secara drastis.

Baca juga: Gubernur Khofifah pastikan pasokan daging sapi di Jatim aman

“Kalau mau menjual sapi bagi peternak, jangan menjual sekarang. Pasti rugi, karena harganya turun drastis,” saran Supandi.

Lain Supandi, lain pula pengalaman Tonawar, warga Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Pamekasan.

Minggu lalu, ayah tiga orang anak ini mengundang pedagang untuk membeli sapi miliknya, karena peternak di desa ini biasa menjual sapinya di rumahnya, yakni dengan mendatangkan pedagang.

“Saat itu, sapi saya ditawar Rp13 juta,” ucap dia.

Namun, karena harga yang ditetapkan pedagang dinilai terlalu rendah, pada keesokan harinya, yakni pada Selasa (7/6), ia membawa langsung sapi miliknya ke pasar sapi di Dusun Keppo, Galis, yakni pasar sapi terbesar di Pamekasan.

Baca juga: Harga daging sapi di pasar Jatim diperkirakan stabil hingga Lebaran

“Tapi sampai di sana, sapi saya malah hanya ditawar Rp11 juta, jauh lebih rendah dari tawaran sebelumnya,” kata Tonawar.

Enam bulan lalu, Tonawar membeli sapi yang dipelihara itu dengan harga Rp12 juta.

Sangat berpengaruh

Menurut Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan Agus Wijaya, kasus wabah PMK memang sangat berpengaruh pada aktivitas jual beli sapi di pasaran.

“Laporan dari kepala pasar sapi di Waru, hari ini menyebutkan, di sana bahkan hanya ada satu ekor sapi di pasar. Peternak dan pedagang sudah khawatir untuk melakukan aktivitas jual beli,” katanya.

Peternak khawatir rugi, karena harga jual sapi sangat murah, sedangkan pedagang tidak mau membeli karena khawatir sapi yang dibeli terserang wabah PMK.

Baca juga: Lebih 600 sapi di Kabupaten Cirebon terjangkit penyakit kuku-mulut

Sementara itu, upaya untuk menekan penyebaran penyakit sapi kini terus dilakukan Pemkab Pamekasan dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke kandang-kandang sapi milik warga dan mendirikan pos pantau PMK di dua lokasi berbeda di Pamekasan, yakni di Jalan Raya Tlanakan dan di Pasar Keppo, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan.

Harga jual sapi turun akibat akibat wabah PMK ini bukan hanya di Pamekasan, akan tetapi juga terjadi di pasar hewan lain di Pulau Madura, seperti di Sampang, Bangkalan di Kabupaten Sumenep.

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Edy Sujatmiko
HAK CIPTA © ANTARA 2022

keluaran sgp hari ini paling lengkap sebenarnya sudah terbukti sejak lama jadi kunci kesuksesan para bettor lawas di dalam memenangkan jackpot togel hongkong online tiap tiap hari. Hal ini sesungguhnya udah tidak mengherankan bagi mereka yang udah mengetahuinya. Karena sudah jadi hal yang alami, Dimana tiap tiap data hongkong tetap kembali berjalan didalam kala tertentu. Sehingga tidak mengherankan banyak sekali bettor yang melabeli kumpulan no keluaran hongkong pools ini bersama nama knowledge hk master. Karena kegunaan utama dari information hk yang tidak cuma sebagai informasi memandang hasil hk paling baru saja. Melainkan terhitung bisa dimanfaatkan ulang untuk memenangkan togel hongkong malam ini.